Sekolah Nasional Terintegrasi Berpotensi Hadir di Kepulauan Meranti

Jumat, 15 Mei 2026. Waktu baca 2 menit 10 detik.
image
FGD Disdikbud, tim kementerian dan OPD terkait di ruang rapat Dinas PUPR Kepulauan Meranti usai peninjauan lapangan, beberapa waktu lalu
image

Setelah melalui tahapan seleksi administrasi, verifikasi teknis hingga peninjauan lapangan oleh tim Kemendikdasmen. Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) berpotensi hadir di Desa Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti Tunjiarto MPd melalui Kabid Sarana dan Prasarana, Feni Utami ST MH bahwa, program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan konsep pengembangan pendidikan terpadu yang menghubungkan jenjang pendidikan dalam satu kawasan. Mulai dari tingkat dasar hingga menengah, lengkap dengan fasilitas pendukung pendidikan dan olahraga.

Dari sembilan kecamatan yang sebelumnya diusulkan, dua wilayah berhasil masuk tahap seleksi akhir, yakni Kecamatan Merbau dan Kecamatan Rangsang. Namun, berdasarkan hasil verifikasi sementara, Kecamatan Rangsang dinilai paling memenuhi sejumlah indikator penilaian dari kementerian.

Salah satu faktor utama yang menjadi keunggulan Tanjung Samak adalah posisi sekolah yang saling berdekatan dan memungkinkan sistem integrasi pendidikan berjalan lebih efektif.

SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Tanjung Samak berada dalam lokasi yang bersebelahan. Sementara itu, jarak menuju SMP Negeri 1 Rangsang hanya sekitar 715 meter dan SMA Negeri 1 Rangsang sekitar 592 meter. Bahkan, kawasan tersebut juga didukung fasilitas olahraga berupa Stadion Tanjung Samak yang berjarak sekitar 690 meter dari lokasi sekolah.

“Karena geografis di Tanjung Samak sudah mendukung konsep SNT, yang menekankan efisiensi layanan pendidikan, kemudahan akses dan pengembangan sarana penunjang dalam satu kawasan pendidikan,” terangnya, Jumat (15/5/26).

Verifikasi Lapangan dan Dukungan Daerah

Sebagai tindak lanjut proses seleksi, tim verifikasi dari kementerian telah turun langsung melakukan peninjauan lapangan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Selain melihat kondisi lokasi, mereka juga memeriksa kelengkapan dokumen administrasi, legalitas lahan, kesiapan sarana pendukung, hingga dukungan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Hasil peninjauan sementara menunjukkan lokasi di Desa Tanjung Samak dinilai cukup representatif untuk pengembangan SNT.

Pemerintah daerah juga disebut telah melengkapi seluruh dokumen dan persyaratan yang diminta. Dukungan pemerintah desa serta masyarakat sekitar menjadi salah satu poin penting dalam proses penilaian.

“Forum Group Discussion (FGD) bersama Dinas Pendidikan, tim kementerian, dan OPD terkait juga telah dilaksanakan di ruang rapat Dinas PUPR Kepulauan Meranti usai peninjauan lapangan, pekan kemarin,” jelas Feni.

Saat ini, usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Tanjung Samak tinggal menunggu keputusan resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

“Secara administrasi dan hasil verifikasi lapangan, lokasi yang diusulkan sudah memenuhi sejumlah indikator penilaian. Saat ini kita tinggal menunggu hasil akhir dari kementerian,” ujarnya.

Ia berharap usulan tersebut dapat terealisasi sehingga menjadi salah satu penguatan sektor pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya dalam mendukung pelayanan pendidikan yang lebih terpadu dan merata di wilayah pesisir.***

#Sumber : https://www.tiraipesisir.com/meranti/1126219/sekolah-nasional-terintegrasi-berpotensi-hadir-di-kepulauan-meranti/?fbclid=IwdGRzaARztk1jbGNrBHO2KWV4dG4DYWVtAjExAHNydGMGYXBwX2lkDDM1MDY4NTUzMTcyOAABHr4gY3NuSqiiBG5nVP68NSO3aY62BdHOvTa14sBUVwCQxeNMNyWWOG64oTAO_aem_9FkXddmXOiu-5yclZiMYDg&sfnsn=wiwspwa

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti